Selasa, 02/09/2014 20:03 WIB
"Saya keberatan. Sama seperti suami saya, saya keberatan," ujar ibu Ade Sara, Elisabeth Diana, usai sidang di PN Jakpus, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (2/9/2014).
Menurut Elisabeth, saat itu Sara memang pergi ke Goethe untuk menemui Hafitd. Namun kedatangannya atas undangan Syifa. Undangan Syifa ini disebut merupakan sandiwara untuk menjebak Ade.
"Itulah yang mereka rencanakan berdua (Hafitd dan Syifa), seolah-olah mereka bertengkar. Sara nggak suka kalau ada laki-laki kasar sama perempuan, saya yakin ini perencanaan," tuturnya.
"Saya ingat siapa yang paling benci sama anak saya yaitu Hafitd dan Assyifa. Jadi kebencian Hafitd kepada Sara sudah ada sejak lama dan itu karena tidak bisa bertemu Sara, dia pake Assyifa (untuk menjebak)," lanjutnya.
Elisabeth melanjutkan, Hafitd dan Asyifa memiliki motivasi yang sama untuk melakukan pembunuhan yaitu dendam. "Akhirnya terbukti kan? Terbukti kan? Itu saja sudah menguatkan apa yang saya sampaikan," tutupnya.
Sidang pembunuhan Ade Sara akan kembali dilanjutkan minggu depan dengan agenda mendengarkan jawaban dari Jaksa Penuntut Umum.
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV
(rna/vid)
Foto Video Terkait
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.
Rina Atriana 02 Sep, 2014
-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656083/s/3e126eab/l/0Lnews0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A90C0A20C20A0A30A40C26794920C10A0Cibu0Eade0Esara0Eyakin0Epembunuhan0Eanaknya0Edirencanakan/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
