Selasa, 02/09/2014 20:33 WIB
Musibah itu terjadi di Tambang Arai, salah satu tambang emas tradisional yang berada di Dusun Tambang Udi, Desa Aek Botung, Kecamatan Muara Sipongi. Para korban merupakan warga setempat, yakni Buan (40), Adek (20), Damis (30), Cewin (33) dan Idris (31).
Para korban tewas tersebut dimakamkan Selasa (2/9/2014). Sementara korban yang selamat masih dirawat di Puskesmas Kotanopan, yakni Suwandi (22).
Keterangan yang diperoleh dari Kapolres Mandailing Natal AKBP Mardiaz K. Dwihananto menyebutkan, musibah itu terjadi pada Senin (1/9) sekitar pukul 17.00 WIB. Bermula ketika kelima korban menemukan lubang tambang eks zaman Belanda yang kabarnya bekas tempat pengumpulan emas.
"Saat korban mengecek lubang, ternyata lubang tersebut mengeluarkan gas beracun," kata Mardiaz kepada media di Mandailing Natal pada Selasa malam.
Para korban yang berada di depan langsung lemas dan yang seorang lagi melihat kawan-kawannya lemas, langsung balik kanan menyelamatkan diri. Upaya evakuasi korban dilakukan segera dilakukan warga, namun para korban ditemukan sudah meninggal dunia.
Terkait kejadian ini, polisi segera melakukan penyelidikan. Petugas di lapangan masih melakukan pengecekan dan meminta keterangan saksi-saksi.
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV
(rul/fjr)
Foto Terkait
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.
Khairul Ikhwan 02 Sep, 2014
-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656083/s/3e12f1f6/l/0Lnews0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A90C0A20C20A3330A0C26795110C10A0Chirup0Egas0Eberacun0E50Eorang0Epenambang0Eemas0Edi0Emandailing0Enatal0Etewas/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
