Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Jumat, 11/07/2014 21:16 WIB
"Jangan meletakkan TNI pada posisi yang dicurigai dari waktu ke waktu," ujar Moeldoko di Balai Sudirman, Jalan dr Saharjo, Jakarta Selatan, Jumat (11/7/2014).
Moeldoko meminta TNI saat ini telah berbeda dengan TNI yang dulu dan telah jauh lebih baik.
"Negara tertentu tidak menginginkan TNI menjadi besar, karena kalau jadi besar akan membawa negara lain menjadi tergantung," ucapnya.
TNI yang saat ini tumbuh menjadi besar, bukan ingin menjadi musuh tetapi menjadi pelindung masyarakat."Jadi jika ada situasi yang tidak kita inginkan, kita tidak boleh lagi mundur," tegas Moeldoko.
Moeldoko menjelaskan struktur sosial merupakan sumber masalah. TNI menegaskan tidak menginginkan kondisi tersebut.
"Kalau seandainya negara kita menjadi kolaps, siapa yang senang? Yang seneng ya negara tetangga, karena modal akan terbang, investasi akan pindah ke negara lain yang lebih tenang dan stabil, secara ekonomi kita menjadi kolaps," jelasnya.
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV
(fiq/kha)
Foto Video Terkait
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.
Muhammad Taufiqqurahman 11 Jul, 2014
-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656083/s/3c67c447/l/0Lnews0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A70C110C2116340C263510A60C10A0Cpanglima0Etni0Ejangan0Ecurigai0Ekami0Edalam0Eproses0Epengamanan0Enegara/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
