Waketum Gerindra: Ahok Nggak Usah Banyak Omong!

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

Rabu, 10/09/2014 06:28 WIB

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Wakil Ketum Partai Gerindra, Edhy Prabowo menilai Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hanya memanfaatkan panggung politik terkait perdebatan RUU Pilkada. Ahok diminta mengambil keputusan tegas soal posisinya bukan mengumbar pernyataan soal keinginannya mundur dari Gerindra.

"Kalau masalah mau mundur, nggak usah menantang. Nggak usah banyak omong. Jangan bermain di panggung politik," kata Edhy Prabowo saat dihubungi, Selasa (9/9/2014) malam.

Edhy memaklumi perbedaan pendapat kader ataupun pengurus di internal partainya. Namun pendapat berbeda seharusnya disampaikan dengan baik. "Dia belum ngomong apa-apa ke DPP. Di Gerindra kami menghargai demokrasi tapi tidak begitu caranya," sambung dia.

Ancaman mundur dikemukakan Ahok terkait dengan pembahasan RUU Pilkada. Dia menolak rencana DPR mengembalikan Pilkada ke DPRD. Ahok mempertimbangkan untuk keluar dari Gerindra, parpol yang menjadi lokomotif pengembalian pilkada ke DPRD.

"Saya tadi sempat kepikir ya, kalau memang sampai ini dilakukan, mungkin saya mau keluar saja dari parpol. Ngapain main di partai politik, iya kan? Keluar saja udah," ujar Ahok dengan nada tinggi di Balai Kota, Selasa (9/9).

Ahok menilai pilkada lewat DPRD rawan kecurangan. Kepala daerah terpilih juga rawan diperas oleh DPRD.

"Ini main politik, rakyat dicuekin, dan tetap mahal. Kepala daerah juga bisa diperas. Kita tiap tahun bisa diperas oleh DPRD loh. Kalau kamu nggak mau, saya tolak laporan Anda. Anda dipecat. Jadi nanti kerjanya kepala daerah itu men-service DPRD saja, nggak ngurusin rakyat," papar Ahok.

Ahok menegaskan dirinya tidak bermasalah jika dianggap tak loyal pada partai. "Dari awal saya bilang saya gak pernah loyal sama partai yang tidak sesuai dengan konstitusi. Kalau Gerindra punya pandangan konstitusi tentang pilkada lewat DPRD, kenapa waktu menarik saya dari Golkar mengatakan kita perjuangkan pilihan rakyat?," ucap Ahok.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/tfn)


Foto Video Terkait


This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Ferdinan 10 Sep, 2014


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656083/s/3e4e8236/l/0Lnews0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A90C10A0C0A628520C26858960C10A0Cwaketum0Egerindra0Eahok0Enggak0Eusah0Ebanyak0Eomong/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
LihatTutupKomentar