Gubernur Aceh Tinjau Abrasi di Desa Kuala Puntong

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

Minggu, 13/07/2014 05:20 WIB

Rini Friastuti - detikNews
Aceh, - Gubernur Aceh Zaini Abdullah didampingi Bupati Aceh Timur Hasballah M Thaib meninjau rumah Abrasi di Desa Kuala Puntong (Kuala Teupien Jareng) Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur. Gubernur juga berdialog dengan sejumlah warga untuk merobohkan tempat tinggal mereka, mengingat setengah dari pondasi rumah tidak dapat digunakan lagi karena diterjang ombak.

Dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (13/7/2014), kunjungan tersebut juga dihadiri oleh Kepala BP2A Taqwallah, Kadis Sosial Aceh Bukhari Ak, Kadistan Aceh, Kepala Biro Umum Setda Aceh Mustafa, Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh Murthalamuddin dan sejumlah pejabat lingkup Pemerintahan Aceh lainnya. Hadir juga unsur Muspida Aceh Timur.

Akibat abrasi di pantai Desa Kuala Puntong Idi Rayeuk ini sebelas unit rumah warga hancur, dan beberapa unit rumah lainnya juga terancam ambruk akibat dikikis ombak. Beberapa rumah dan kebun warga yang terletak persis di desa itu juga hancur diterjang ombak pasang. Sementara, tebing penahan ombak hanya beberapa meter yang tersedia, sedangkan yang dibangun oleh pemda sudah roboh dan tak dapat digunakan lagi.

Melihat kondisi lapangan, Gubernur menyatakan akan berupaya mencari solusi segera. Pemerintah Aceh juga akan menangani persoalan ini dengan sebaik-baiknya dengan langsung menugaskan dinas terkait untuk melakukan pemetaan kebutuhan riil.

"Pemerintah Aceh akan berupaya membangun tebing penahan ombak yang kokoh, masyarakat yang terkena imbas juga akan kita bantu," ujarnya.

Gubernur Zaini sedikit kecewa melihat kondisi pembangunan Tebing penahan ombak desa Kuala Puntong yang menurutnya dikerjakan asal-asalan. "Ini tidak boleh terjadi lagi, konstruksinya sangat jelek, rekanannya asal-asalan mengerjakan pekerjaannya," tegasnya.

Bupati Aceh Timur, Hasballah, mengatakan langkah awal dari tindak lanjut penanggulangan bencana yang sangat parah telah direspon. Selain bantuan darurat, pihaknya juga telah mengusulkan anggaran kepada pemerintah pusat untuk MEMbangun rumah yang terkena abrasi tersebut.

"Pengajuan anggaran tersebut diusulkan ke pemerintah pusat, termasuk untuk membangun tanggul pemecah ombak di Desa Kuala Puntong," tukasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(rni/rvk)


Foto Video Terkait


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Rini Friastuti 13 Jul, 2014


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656083/s/3c70b053/l/0Lnews0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A70C130C0A520A230C263550A90C10A0Cgubernur0Eaceh0Etinjau0Eabrasi0Edi0Edesa0Ekuala0Epuntong/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
LihatTutupKomentar